Wujud Nyata Dampak Sosial, KIBI Kolaborasi dengan FK Unisba Gelar Pengabdian Masyarakat Nasional di Parongpong

BANDUNG BARAT – Melanjutkan rangkaian agenda strategisnya, Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) berkolaborasi dengan Program Studi Magister Ilmu Kedokteran (PSMIK) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Nasional. Kegiatan pelayanan kesehatan terpadu ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu (13/5/2026).

Foto bersama para peserta pengabdian masyarakat nasional

Aksi kepedulian sosial ini berhasil menjangkau 300 peserta yang berasal dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Parongpong, meliputi Desa Cihideung, Desa Cigugur Girang, Desa Ciwaruga, Desa Karyawangi, Desa Sariwangi, Desa Cihanjuang, dan Desa Cihanjuang Rahayu.

Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Masyarakat yang hadir mendapatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis. Rangkaian kegiatan yang diberikan meliputi edukasi mengenai penyakit tuberkulosis (TB), pemeriksaan screening kanker serviks melalui IVA Test dan Pap Smear, serta cek kesehatan gratis.

Pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang disediakan mencakup pengukuran tekanan darah, antropometri (berat badan, tinggi badan, dan penentuan berat badan ideal), serta pemeriksaan mini laboratorium untuk mendeteksi kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Selain itu, warga juga mendapatkan kesempatan konsultasi gratis dengan dokter ahli, pemeriksaan fisik sederhana, hingga pemberian obat-obatan sesuai indikasi medis.

Sinergi Lintas Institusi di Bawah Naungan KIBI

Ketua Panitia, Dr. dr. Wida Purbaningsih, menjelaskan bahwa kegiatan berskala nasional ini berhasil menggalang kekuatan bersama dengan melibatkan 24 program studi dari berbagai wilayah di Indonesia yang berada di bawah naungan KIBI.

Ketua KIBI, Prof. Dr. rer. nat. Dra. Asmarinah, M.S., dalam sambutannya menekankan pentingnya hilirisasi ilmu biomedik ke tengah masyarakat. "Ilmu biomedik merupakan ilmu dasar kedokteran yang mendukung pengembangan vaksin, obat-obatan, serta deteksi dini berbagai penyakit," jelasnya. Beliau juga menambahkan bahwa di usianya yang kini menginjak 10 tahun, KIBI telah berkembang pesat menjadi konsorsium kuat yang menaungi 38 program studi dari 26 universitas di Indonesia, mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktoral di bidang ilmu biomedik dan kedokteran.

Implementasi Tridarma dan Komitmen Sosial Perguruan Tinggi

Pihak universitas menyambut baik kolaborasi strategis ini. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya Umum dan Keuangan (PASDUK) Unisba, Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran para akademisi dan praktisi kesehatan di lapangan adalah wujud komitmen nyata institusi. Kegiatan ini juga dinilai sangat relevan karena selaras dengan tema Milad ke-22 FK Unisba, yaitu penguatan akademik yang mampu memberikan dampak nyata secara sosial dan lingkungan.

Apresiasi dari Pemerintah Setempat

Camat Parongpong, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dipilihnya wilayah Parongpong sebagai lokus pengabdian. Menurutnya, program preventif dan promotif seperti edukasi TBC, IVA test, dan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan warga akan pentingnya menjaga pola hidup sehat serta bersama-sama mendukung upaya penurunan angka stunting yang saat ini masih menjadi tantangan kesehatan di wilayah Kecamatan Parongpong.

Melalui kegiatan pengabdian nasional ini, KIBI bersama PSMIK FK Unisba berharap dapat terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi, khususnya di bidang ilmu biomedis. (FMS)